PASAMAN BARAT — Sebanyak 3.305 anggota Gerakan Pramuka dari berbagai golongan memadati halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (26/8/2026), dalam Apel Besar memperingati Hari Pramuka ke-65 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat.
Ribuan peserta yang hadir terdiri atas Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, Pramuka Berkebutuhan Khusus, serta para pembina dari berbagai gugus depan dan kwartir ranting se-Kabupaten Pasaman Barat.

Berdasarkan data panitia, peserta apel terdiri atas 2.040 peserta didik golongan Penegak dan Pandega yang berasal dari gugus depan SMA, SMK dan MA se-Pasaman Barat. Peserta tersebut terdiri atas putra dan putri.
Selanjutnya, 740 peserta didik golongan Penggalang merupakan utusan dari 11 Kwartir Ranting di Kabupaten Pasaman Barat. Sementara itu, golongan Siaga mengirimkan 440 peserta didik yang juga merupakan utusan dari 11 Kwartir Ranting.
Apel Besar tersebut juga memberikan ruang yang inklusif bagi seluruh anggota Pramuka. Sebanyak 85 peserta didik Pramuka Luar Biasa (Pramuka Berkebutuhan Khusus) dari Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Pasaman Barat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Dengan demikian, total peserta apel mencapai 3.305 orang putra dan putri, belum termasuk unsur pembina dan tamu undangan yang hadir dalam kegiatan.

Bertindak sebagai pembina apel adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat kakak drh. Doddy San Ismail, MM.. Dalam amanatnya, pembina apel diharapkan menyampaikan pesan mengenai pentingnya Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter, kepemimpinan, kemandirian dan pengabdian bagi generasi muda.
Apel Besar tersebut turut dihadiri Ketua Harian Kwartir Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Kakak Yulius, ST, jajaran Kwarcab 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasaman Barat.
Semarak HUT Pramuka ke-65
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Pasaman Barat tidak hanya diisi dengan Apel Besar. Kwarcab 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat juga menyiapkan sejumlah kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai golongan.
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan adalah Pawai Pramuka yang diikuti seluruh peserta apel bersama para pembina. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan semangat dan aktivitas kepramukaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan antaranggota Pramuka.
Pawai mengambil rute dari Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat – Pengadilan Negeri – Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil – Kantor Kementerian Agama – Kantor BNNK – Polres Pasaman Barat – Masjid Agung Pasaman Barat – SMP Negeri 1 Pasaman – dan kembali ke Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.
Selain pawai, Kwarcab 0317 juga menggelar Bazar Siaga yang diikuti oleh adik-adik Pramuka golongan Siaga. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman samping kiri Kantor Bupati Pasaman Barat.

Bazar Siaga menjadi salah satu bentuk kegiatan edukatif yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar berinteraksi, bekerja sama, berkreasi dan mengenal aktivitas kewirausahaan secara sederhana dalam suasana kepramukaan.
Sementara bagi golongan Penegak dan Pandega, digelar Lomba Melukis Lambang Sangga. Setiap gugus depan Penegak yang hadir mengutus satu orang peserta untuk mengikuti perlombaan tersebut.
Kegiatan lomba diharapkan dapat menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kembali simbol-simbol satuan dalam kehidupan kepramukaan.
Bukan Sekadar Seremonial
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Pasaman Barat menjadi gambaran besarnya potensi Gerakan Pramuka dalam membangun karakter generasi muda. Kehadiran lebih dari tiga ribu peserta dari berbagai golongan, termasuk Pramuka Berkebutuhan Khusus, menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan terbuka bagi seluruh generasi muda.
Kegiatan yang dikemas melalui apel, pawai, bazar hingga perlombaan juga memperlihatkan bahwa peringatan Hari Pramuka tidak berhenti pada seremoni. Setiap kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik melalui kebersamaan, kreativitas, kedisiplinan, kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Di tengah tantangan generasi muda yang semakin kompleks, Gerakan Pramuka diharapkan terus mampu menghadirkan kegiatan yang relevan dan menarik, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan.
Melalui rangkaian peringatan HUT Pramuka ke-65 tersebut, Kwarcab 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda sekaligus menjadikan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter dan pengabdian kepada masyarakat.
Pewarta : Humasinfo Kwarda Sumbar
