PADANG PANJANG — Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat Kak Audy Joinaldy melantik Wali Kota Padang Panjang H. Hendri Arnis, BSBA sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang masa bakti 2022–2027, Senin (10/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Padang Panjang dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka dalam meningkatkan pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.
Audy Joinaldy mengatakan, Mabicab memiliki posisi penting dalam memberikan dukungan, bimbingan dan fasilitasi terhadap penyelenggaraan Gerakan Pramuka di tingkat cabang.
Menurut dia, Gerakan Pramuka tidak hanya berkaitan dengan kegiatan kepanduan, tetapi juga merupakan wadah pendidikan karakter yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman.
“Gerakan Pramuka harus mampu menjawab tantangan generasi muda hari ini. Karena itu, diperlukan dukungan yang kuat dari pemerintah daerah, dunia pendidikan, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan Pramuka berjalan secara berkelanjutan,” kata Audy.

Ia menegaskan, tantangan generasi muda semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, perubahan sosial dan derasnya arus informasi. Kondisi tersebut membutuhkan penguatan karakter, kepemimpinan, kemandirian, kepedulian sosial serta kemampuan beradaptasi.
Audy berharap di bawah kepemimpinan Hendri Arnis sebagai Ketua Mabicab, Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah, terutama dalam bidang pendidikan karakter dan pemberdayaan generasi muda.
“Pramuka harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan sosial, lingkungan, kebencanaan, pendidikan dan pembangunan kepemudaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak jajaran Mabicab dan Kwarcab Padang Panjang membangun pola pembinaan yang lebih kreatif, inovatif dan relevan dengan karakter generasi milenial dan Gen Z.
Menurut Audy, modernisasi Gerakan Pramuka tidak berarti meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan. Sebaliknya, nilai disiplin, gotong royong, kepemimpinan, tanggung jawab, kecintaan terhadap lingkungan dan pengabdian kepada masyarakat harus dikemas dengan pendekatan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
“Yang berubah adalah metode dan cara kita menyampaikan pendidikan. Nilai-nilai kepramukaan tetap harus menjadi fondasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Padang Panjang H. Hendri Arnis menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya untuk membantu memperkuat Gerakan Pramuka di Kota Padang Panjang.
Hendri mengatakan, Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

“Pramuka merupakan bagian penting dalam membangun karakter generasi muda. Pemerintah Kota Padang Panjang berkomitmen memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan agar dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Hendri.
Ia menilai, tantangan pembinaan generasi muda saat ini membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan sinergi antara Gerakan Pramuka, sekolah, keluarga, organisasi kepemudaan dan masyarakat.
Hendri juga mendorong jajaran Kwarcab dan seluruh gugus depan di Kota Padang Panjang untuk menghadirkan program-program yang mampu menarik minat generasi muda.
“Kita ingin Pramuka menjadi organisasi yang semakin dekat dengan anak-anak muda. Kegiatan harus dikemas secara menarik, edukatif dan memberikan pengalaman yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan Mabicab bersama Kwarcab dapat memperkuat pembinaan di seluruh tingkatan, mulai dari Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega.
Selain pembinaan karakter, Hendri juga menekankan pentingnya Pramuka mengambil bagian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pelestarian lingkungan, kesiapsiagaan bencana serta berbagai program pembangunan daerah.
“Pemerintah Kota Padang Panjang siap mendukung Gerakan Pramuka. Kita ingin Pramuka semakin maju, mandiri dan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kecakapan, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial,” katanya.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan kembali kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang Panjang dan Gerakan Pramuka. Dengan dukungan Mabicab, Kwarcab dan seluruh unsur pembina, Gerakan Pramuka diharapkan semakin mampu menjalankan fungsi pendidikan nonformal sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia.
Kehadiran Hendri Arnis sebagai Ketua Mabicab juga diharapkan memberikan energi baru bagi pembinaan kepramukaan di Kota Padang Panjang, sekaligus memperkuat posisi Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, mandiri dan berdaya saing.
Pewarta : Humasinfo Kwarda Sumbar
