Berakhir! Panitia Penyelenggara Raida Sumbar Resmi Bubar

PADANG (30/12/25) – Setelah sukses menyelenggarakan kegiatan Raimuna Daerah (Raida) ke VII (tujuh) pada bulan November yang lalu, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Padang yang merupakan tuan rumah kegiatan Raida menggelar pembubaran panitia di Aula Kantor Kwarda Sumbar.

Acara ini diawali dengan sambutan dari kakak Mardalena Wati Yulia kerap disapa “Kak Len” selaku Wakil Ketua Pembinaan Anggota Muda (Binamuda) sekaligus penanggungjawab kegiatan.

“Raida ini awalnya kita mulai bersama-sama dengan pertemuan pembentukan panitia dan patut juga kita akhiri dengan pertemuan untuk pembubaran kepanitiaannya. Kita membuka kegiatan dengan cara yang baik dan menutup dengan hal yang baik pula, ujarnya”.

Ketua Kwarcab Kota Padang kakak Andree H Algamar hadir mengucapkan terimakasih kepada Kwarda Sumbar yang telah mempercayai Kota Padang sebagai tuan rumah kegiatan ini. Kak Andree mengatakan banyak hal yang berubah ke arah yang lebih baik setelah tanggungjawab ini diberikan kepada Kwarcab Padang.

“Saya selaku ketua Kwarcab Kota Padang berterimakasih kepada Kwarda Sumbar yang telah menunjuk kami sebagai tuan rumah kegiatan Raida. Karna kegiatan ini, kami pertama kali merasakan memiliki bumi perkemahan sendiri. Ini semua berkat dorongan dari Kwarda Sumbar juga tentunya, karna kalau tidak didesak terus untuk segera menyiapkan tempat, mungkin bumi perkemahan ini akan tidak secepat itu bisa kita wujudkan walaupun masih banyak kekurangan-kekurangan pada saat kegiatan kemarin, ungkapnya”.

Kak Andree menegaskan kolaborasi yang terjadi antara Kwarda dan Kwarcab dalam menyelenggarakan kegiatan Raida dapat memperkuat organisasi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kedepannya.

“Kita tahu selama kegiatan Raida ini tentunya banyak dinamika yang terjadi di dalamnya. Dinamika yang terjadi selama kolaborasi ini, dapat menjadikan kita kuat dalam mengelola organisasi kedepan, tegasnya”.

Tidak hanya permintaan maaf selaku tuan rumah kegiatan, Kakwarcab juga menginformasikan kondisi terkini bumi perkemahan yang dibangun Kwarcab Padang setelah musibah banjir bandang yang melanda Kota Padang.

“Sesuai dengan kebijakan Pemko Padang, kita harus merelakan bumi perkemahan ini sebagai tempat relokasi hunian tetap korban banjir bandang yang menimpa saudara-saudara kita. Rasa sedih pasti ada, karena sejak Kwarcab Padang ini berdiri, baru kali ini terwujud memiliki bumi perkemahan sendiri, ujarnya”.

Ketua Harian Kwarda Sumbar Kakak Yulius, ST juga hadir menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan pembubaran panitia Raida.

“Atas nama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Barat, kami mengucapkan terimakasih kepada Kwarcab Padang yang telah memfasilitasi kegiatan Raida tahun ini. Dan juga kami juga mengucapkan permohonan maaf atas keterlambatan pembubaran panitia dikarenakan musibah yang melanda Sumbar salah satunya Kota Padang merupakan daerah terdampak, sehingga memecah konsentrasi kita bersama, ungkapnya”.

“Kita tahu bahwasanya kak Andree bersama tim di Kwarcab dan juga Pemko Padang, telah maksimal mempersiapkan semuanya, sehingga semua kegiatan yang dijadwalkan selama Raida ini dapat terlaksana disaat cuaca yang cukup ekstrim saat itu, tambahnya”.

Kak Yulius juga mengakui adanya komunikasi dan kolaborasi yang baik antara Kwarda dan Kwarcab selama kepemimpinan kak Andree sebagai Ketua Kwarcab Kota Padang. Terbukti dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan Raimuna Daerah ke VII Tahun 2025.

Pewarta : Humasinfo Kwarda Sumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top