PADANG – Pramuka SMA Negeri 5 Padang dapatkan semangat baru pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Di ABG Waterpark, Edi Fahrizal, akrab disapa “Kak Edi”Wakil Ketua Usaha, Dana, dan Sarana Prasarana Kwarda Sumbar menyampaikan materi mendalam tentang esensi Gerakan Pramuka Indonesia.

Dalam penyampaiannya, Kak Edi menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan pendidikan nilai yang berakar kuat. Ia mengingatkan, banyak kegiatan pramuka saat ini kehilangan ruh karena hanya menjadi formalitas. “Pramuka harus kembali menyentuh kepentingan masyarakat, bukan hanya acara-acara seremonial,” ujarnya.
Ia membedah nilai dasar Gerakan Pramuka yang tertuang dalam kode kehormatan, prinsip dasar, dan metode kepramukaan. Menurutnya, kegiatan pramuka sejatinya adalah pendidikan karakter di alam terbuka: menyenangkan, menantang, dan mendidik. “Nilai pramuka harus hadir dalam sikap, bukan hanya di lencana,” kata Edi.
Kak Edi juga menyinggung kondisi pramuka saat ini yang dianggap kurang semarak. Ekstrakurikuler pramuka di sekolah, katanya, kerap berjalan setengah hati. Begitu pula dengan pembinaan Satuan Karya (Saka) dan organisasi gugus depan yang mulai kehilangan daya hidupnya. “Kita butuh revitalisasi: dari SDM, kegiatan, hingga sarana prasarana,” tegasnya.
Salah satu kutipan yang mengena dari Kak Edi adalah tentang harapan dan cita-cita. “Mimpi itu tidak bisa dipatahkan,” ucapnya lantang, sembari menekankan bahwa semangat itulah yang harus dimiliki setiap anggota pramuka. Ia ingin menanamkan keyakinan bahwa nilai pramuka mampu membentuk pribadi tangguh, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan di ABG Waterpark itu menjadi lebih dari sekadar pembekalan. Ia menjelma menjadi panggilan untuk kembali pada jati diri Gerakan Pramuka. “Hari ini kita bicara tentang nilai. Jika nilai itu tumbuh, maka pramuka SMA 5 Padang bukan hanya aktif di kegiatan, tapi juga aktif membawa manfaat bagi lingkungannya,” tutup Kak Edi dengan penuh keyakinan.
Penulis : Aris
Pict. : Aris