AGAM – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Kakak Audy Joinaldy menggelar buka puasa bersama penyintas banjir dan longsor di hunian sementara Linggai, Kecamatan Agam, pada Ramadan 1447 H.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan semangat kebersamaan bagi warga terdampak bencana yang masih berada di huntara maupun rumah terdampak. Suasana buka puasa berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di huntara tersebut.
Sebelumnya, Kak Audy bersama tim juga menyalurkan bantuan untuk 35 (tiga puluh lima) KK di huntara Bancah, Kabupaten Agam. Bantuan yang disalurkan seperti uang tunai sebagai penunjang kebutuhan harian, minuman kaleng beserta kurma.
Selesai dari Bancah, rombongan bergerak menuju huntara Linggai yang merupakan lokasi pelaksanaan buka puasa bersama penyintas bencana berjumlah 20 (dua puluh) KK. Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan uang tunai, minuman kaleng dan kurma serta sumbangan untuk mushalla huntara berupa 10 (sepuluh) sajadah, 10 (sepuluh) kain sarung dan 10 (sepuluh) mukenah.

Kakak Audy menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama di huntara penyintas bencana ini dan bantuan-bantuan yang disalurkan bisa bermanfaat bagi penyintas bencana.
“Alhamdulillah, pada Ramadhan ini warga sudah dapat melaksanakan salat dengan aman dan nyaman di huntara. Selain itu, kegiatan berbuka puasa bersama juga dapat terlaksana dengan lancar dan baik,” ujar Kakak Audy, Senin (02/03/2026).
Menurut Kakak Audy, Ramadhan menjadi momentum penting untuk memulihkan semangat dan harapan masyarakat yang tengah bangkit dari musibah. Karena itu, Kwarda Sumbar berupaya memastikan para penyintas tetap dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan bulan suci meskipun berada dalam situasi sulit.
“Buka puasa bersama ini menjadi ruang temu antara kami anggota Pramuka dengan masyarakat yang terdampak bencana. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat saling menguatkan dan berbagi cerita tentang kondisi yang mereka alami,” ucapnya.

Kakak Audy menegaskan, terselenggaranya kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh anggota Pramuka se-Indonesia yang menyalurkan bantuan melalui Kwarda Sumbar. Amanah tersebut disalurkan secara langsung untuk membantu kebutuhan warga terdampak bencana.
“Tanpa dukungan para donatur dari seluruh Indonesia, kegiatan berbuka puasa bersama ini mungkin belum bisa terlaksana dengan baik. Amanah yang dititipkan kepada Kwarda Sumbar, kami wujudkan dalam bentuk berbagai layanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Komitmen Kwarda Sumbar
Kwarda Sumbar memandang kegiatan ini sebagai wujud nyata kehadiran Gerakan Pramuka dalam situasi darurat dan pemulihan pascabencana. Ramadan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial terhadap saudara-saudara yang sedang diuji musibah.
Sejalan dengan semangat tersebut, Kwarda Sumbar berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan dan kebencanaan yang cepat, tepat, dan berdampak nyata. Amanah para donatur akan terus kami kelola secara profesional dan transparan demi menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan. (***)
Pewarta&Foto : Humasinfo Kwarda Sumbar
