Ketua Harian Kwarda Sumbar Sampaikan Arah Kebijakan Gerakan Pramuka kepada 225 Mahasiswa FKIP Undhari

Dharmasraya, 29 Juli 2026 – Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat Kakak Yulius, ST menyampaikan arah kebijakan Kwartir Daerah kepada 252 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dharmas Indonesia (Undhari) dalam kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang berlangsung di Aula Universitas Dharmas Indonesia, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (29/7).

Penyampaian kebijakan tersebut menjadi salah satu materi strategis dalam rangka membekali calon pembina Pramuka dengan pemahaman mengenai arah pengembangan Gerakan Pramuka di Sumatera Barat. Selain menguasai keterampilan teknis kepramukaan, para peserta diharapkan mampu memahami visi organisasi sehingga dapat mengimplementasikannya saat bertugas di gugus depan setelah menyelesaikan pendidikan sebagai calon pendidik.

Dalam pemaparannya, Kakak Yulius menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, berintegritas, disiplin, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Menurutnya, pembina Pramuka merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan kepramukaan di satuan pendidikan.

“Kebijakan Kwartir Daerah diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya pembina, meningkatkan tata kelola organisasi yang modern, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan agar Gerakan Pramuka semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa FKIP Undhari agar memanfaatkan momentum Kursus Mahir Tingkat Dasar sebagai bekal profesional ketika nantinya menjadi guru di sekolah. Kompetensi sebagai pembina Pramuka dinilai menjadi nilai tambah yang mampu mendukung implementasi pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Kegiatan KMD yang diikuti sebanyak 225 mahasiswa FKIP Universitas Dharmas Indonesia tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Dharmas Indonesia dengan Kwartir Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda). Program ini menjadi bagian dari upaya mencetak calon pendidik yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membina peserta didik melalui pendidikan kepramukaan.

Melalui kegiatan ini, Kwarda Sumatera Barat berharap lahir pembina-pembina Pramuka muda yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi agen pembentukan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Pewarta : Humasinfo Kwarda Sumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top