Srikandi Pramuka Dari Nagari Tabek Pariangan, Berlabuh Di PTN Power Ranger

Saya adalah Pratista Andanitya, biasa dipanggil Nanda oleh keluarga dan teman-teman sejak kecil. Saya lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 18 Desember 2006. Saya berasal dari sebuah daerah yang indah dan kaya budaya, yaitu Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. Saya adalah anak pertama dari pasangan Nova Erlinda dan Rusman, yang selalu menjadi sumber kekuatan dan semangat dalam perjalanan hidup saya. Sejak kecil, saya tumbuh sebagai pribadi yang aktif, lincah, dan tidak takut untuk tampil di depan umum. Saya senang mencoba hal-hal baru, mengeksplorasi kemampuan diri, dan belajar dari berbagai pengalaman yang datang. Sifat ini tumbuh seiring dengan lingkungan keluarga yang mendukung serta pendidikan yang saya jalani.

Perjalanan pendidikan saya dimulai di Bangko, Jambi, tempat orang tua saya merantau. Saya sempat mengenyam pendidikan dasar selama dua tahun di salah satu SD di sana. Meski waktu saya di Bangko tidak lama, pengalaman tinggal di luar kampung halaman memberikan warna tersendiri dalam hidup saya. Setelah itu, kami sekeluarga kembali ke Nagari Tabek, dan saya melanjutkan pendidikan di SDN 11 Tabek, Pariangan. Di sinilah awal mula kisah saya dalam dunia kepramukaan dimulai. Kepramukaan menjadi bagian penting dalam hidup saya sejak duduk di bangku SD. Saya sangat antusias mengikuti berbagai kegiatan pramuka seperti Pesta Siaga tingkat ranting hingga cabang. Ketika naik ke jenjang penggalang, saya semakin aktif dan bahkan dipercaya menjadi Pemimpin Regu (Pinru). Bagi saya, kepramukaan bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan ruang belajar kehidupan yang sesungguhnya. Saya belajar kerja sama, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemandirian.

Selain aktif dalam kepramukaan, saya juga memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam bidang akademik. Sejak SD, saya langganan meraih peringkat pertama di kelas. Salah satu pencapaian yang sangat membanggakan bagi saya adalah ketika di kelas 5, saya mendapatkan penghargaan sebagai siswa berprestasi dari Dinas Pendidikan Tanah Datar dan diberi kesempatan berharga untuk mengikuti kunjungan pendidikan ke Malaysia dan Singapura. Pengalaman ini membuka mata saya terhadap dunia luar dan memotivasi saya untuk terus berprestasi.

Setelah lulus dari SD, saya melanjutkan pendidikan ke SMPN 5 Batusangkar, salah satu sekolah unggulan di Tanah Datar. Selama di SMP, saya masih mencoba untuk aktif di kepramukaan, namun karena masa pandemi COVID-19 yang membatasi kegiatan, kesempatan saya untuk terlibat secara maksimal cukup terbatas. Meskipun demikian, semangat kepramukaan dalam diri saya tidak pernah padam.

Saat memasuki jenjang SMA di SMA Negeri 1 Batusangkar, semangat itu kembali saya hidupkan. Saya bergabung dengan ekstrakurikuler pramuka dan mengikuti latihan serta pertemuan rutin. Dengan semangat dan dedikasi yang saya tunjukkan, saya dipercaya menjadi Pradana Putri dalam struktur Dewan Ambalan. Ini adalah tanggung jawab besar yang saya emban dengan bangga. Kegiatan pertama saya sebagai penegak adalah mengikuti Giat Prestasi Daerah 2022 yang diselenggarakan di Solok, sebuah pengalaman luar biasa yang semakin menguatkan kecintaan saya terhadap dunia kepramukaan.

Saya merupakan seorang Penegak Bantara yang telah menempuh berbagai proses dalam perjalanan kepramukaan saya di tingkat Penegak. Selama menjadi Penegak, saya telah aktif mengikuti berbagai kegiatan, baik di tingkat ambalan, cabang, hingga nasional. Saya juga telah berhasil menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU) Laksana sebagai bentuk komitmen saya dalam meningkatkan kualitas diri sebagai seorang pramuka. Namun, karena satu dan lain hal yang berkaitan dengan gugus depan, saya belum sempat dilantik sebagai Penegak Laksana secara resmi dan akhirnya tidak dapat mengikuti proses seleksi Pramuka Garuda tahun 2024. Meskipun demikian, saya tetap berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Tahun 2023 menjadi titik balik penting dalam perjalanan pramuka saya. Saya bergabung dengan Dewan Kerja Cabang (DKC) Tanah Datar sebagai anggota bidang kegiatan. Di sinilah saya mulai mengenal dunia kepanitiaan dan organisasi kepramukaan yang lebih luas. Saya terlibat dalam berbagai kegiatan besar di tingkat cabang, seperti LT 3, Pesta Siaga Cabang, Raimuna Cabang, dan lainnya. Setiap kegiatan memberi saya pengalaman berharga, memperkuat karakter, dan memperluas jaringan pertemanan.

Pada tahun yang sama, saya mendapatkan kehormatan besar untuk mewakili DKC Tanah Datar sebagai peserta Raimuna Nasional. Bagi saya, ini adalah salah satu momen yang paling saya tunggu-tunggu. Raimuna Nasional tidak hanya mempertemukan saya dengan sahabat-sahabat dari seluruh penjuru Nusantara, tapi juga menjadi wadah pengembangan diri yang sangat berharga. Saya belajar banyak hal baru, mengenal beragam budaya, dan memperdalam semangat kebersamaan. Dalam kegiatan ini, kontingen Tanah Datar dipercaya mewakili Sumatera Barat untuk tampil dalam Pentas Seni, dan saya turut berperan sebagai pemain musik gendang. Momen itu menjadi kenangan yang tak akan pernah saya lupakan.

Keikutsertaan saya dalam kepramukaan masih berlanjut hingga kini. Salah satu kegiatan akhir ini saya ikuti adalah Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Kwarda Sumatera Barat. Dalam pelatihan ini, saya mempelajari berbagai hal penting terkait dunia jurnalistik, mulai dari cara mengumpulkan informasi, mengolah data, hingga menyampaikan berita kepada masyarakat. Kegiatan ini membuka wawasan saya tentang pentingnya komunikasi dan penyampaian informasi yang benar dan bermanfaat.

Kini, saya telah menuntaskan pendidikan menengah atas saya dan bersiap menapaki babak baru dalam kehidupan akademik. Saya diterima di Universitas Andalas, salah satu universitas ternama di Sumatera Barat, pada program studi Akuntansi. Saya percaya bahwa setiap pengalaman yang saya lalui, baik dalam bidang akademik maupun kepramukaan, akan menjadi bekal berharga dalam menjalani masa depan dan mewujudkan cita-cita.

Penulis : Pratista Andanitya (Tanah Datar)

In Frame : Nanda

3 thoughts on “Srikandi Pramuka Dari Nagari Tabek Pariangan, Berlabuh Di PTN Power Ranger

  1. Lanjutkan perjuanganmu nak , meskipun doa dari seorang Guru yg selalu mengiringi semoga kedepannya kamu berhasil dengan hasil drimu sendiri. moto : ” Geparkan Sayapmu seperti burung ” dan Tinggikan Mimpimu Seperti Bintang yang Bersinar” .

  2. Lanjutkan perjuanganmu nak , sesibuk pun guru SD 11 Tabek akan tetap menyisihkan waktu untuk murid nya. moto : ” Geparkan Sayapmu seperti burung ” dan Tinggikan Mimpimu Seperti Bintang yang Bersinar” .

  3. dari awal ga asing sama mukanya ternyata kita sama sama peserta reward siswa beprestasi 2017😭🙏🏻🙏🏻 semangattt ya nannn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top