Dharmasraya – Tim Pelatih Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat melaksanakan sesi Dinamika Kelompok bagi 225 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dharmas Indonesia (Undhari) yang mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) di Universitas Dharmas Indonesia, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu metode pembelajaran dalam KMD yang dirancang untuk membangun kerja sama tim, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, serta kepercayaan diri peserta sebagai bekal menjadi pembina Pramuka yang profesional.
Melalui berbagai permainan edukatif, simulasi, dan tantangan kelompok, para peserta diajak mengenali potensi diri, membangun kekompakan, serta mengembangkan kemampuan memecahkan persoalan secara bersama-sama. Setiap aktivitas dirancang tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang menjadi ciri khas metode kepramukaan.
Piminan Kursus KMD dari Tim Pelatih Pusdiklatda Sumbar, Kakak Amrullah menjelaskan bahwa dinamika kelompok merupakan bagian penting dalam proses pembentukan calon pembina Pramuka karena memberikan pengalaman belajar secara langsung melalui interaksi antarpeserta.
“Dalam Gerakan Pramuka, belajar dilakukan melalui pengalaman. Dinamika kelompok mengajarkan peserta untuk saling percaya, menghargai pendapat, berkomunikasi secara efektif, mengambil keputusan bersama, dan menyelesaikan tantangan melalui kerja sama. Nilai-nilai inilah yang nantinya akan mereka terapkan ketika membina peserta didik di gugus depan,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Peserta terlihat aktif berdiskusi, menyusun strategi, membagi peran, hingga mengevaluasi hasil setiap tantangan yang diberikan pelatih. Pendekatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pembentukan sikap, karakter, dan keterampilan sosial.
Tim pelatih menegaskan bahwa kemampuan bekerja dalam tim menjadi kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pembina Pramuka. Seorang pembina dituntut mampu membangun komunikasi yang baik, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serta memfasilitasi peserta didik agar berkembang sesuai potensi masing-masing.
“Dinamika kelompok bukan sekadar permainan. Setiap aktivitas memiliki tujuan pendidikan yang mengajarkan kepemimpinan, tanggung jawab, disiplin, kreativitas, dan kepedulian terhadap sesama. Seorang pembina harus memahami bagaimana metode ini diterapkan agar proses pembinaan menjadi lebih efektif dan bermakna,” kata salah seorang pelatih.
Kegiatan Dinamika Kelompok menjadi salah satu rangkaian penting dalam pelaksanaan KMD yang diselenggarakan melalui kerja sama Universitas Dharmas Indonesia dengan Kwarda Sumatera Barat. Selain memperkuat pemahaman peserta terhadap metode pendidikan kepramukaan, sesi ini juga membentuk karakter kepemimpinan dan kolaborasi yang dibutuhkan calon guru dalam menjalankan tugas sebagai pembina Pramuka di satuan pendidikan.
Pewarta : Humasinfo Kwarda Sumbar
