Padang (08/06/26) – Suasana pembelajaran Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Imam Bonjol Padang semakin menarik dengan penyampaian materi tentang ragam sandi dalam Gerakan Pramuka oleh Rahmawati. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Barat dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta.
Dalam sesi pembelajaran tersebut, Kak Rahmawati memperkenalkan berbagai jenis sandi yang lazim digunakan dalam kegiatan kepramukaan, seperti sandi kotak, sandi angka, sandi rumput, sandi morse, hingga berbagai bentuk sandi kreatif lainnya yang sering digunakan dalam permainan pendidikan dan kegiatan penjelajahan.
Menurut Kak Rahmawati, materi sandi merupakan salah satu keterampilan khas dalam Gerakan Pramuka yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi rahasia, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mampu melatih kecerdasan, ketelitian, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah.
“Melalui pembelajaran sandi, peserta tidak hanya belajar mengenal simbol dan kode, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, teliti, serta mampu bekerja sama dalam menyelesaikan suatu tantangan. Inilah salah satu metode pendidikan yang membuat kegiatan Pramuka menjadi menarik dan menyenangkan,” ujarnya di hadapan peserta KMD.


Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan cara membaca dan menyusun berbagai jenis sandi. Berbagai simulasi dan permainan edukatif dilakukan untuk membantu peserta memahami penerapan sandi dalam kegiatan kepramukaan di lapangan.
Antusiasme peserta terlihat ketika mereka diberikan tantangan untuk memecahkan pesan rahasia menggunakan beberapa jenis sandi yang telah dipelajari. Suasana kelas menjadi hidup dengan diskusi, kerja sama kelompok, dan semangat untuk menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan.
Materi ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa PGMI sebagai calon guru dan calon pembina Pramuka. Penguasaan ragam sandi diharapkan dapat memperkaya metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan ketika mereka nantinya membina peserta didik di sekolah maupun madrasah.
Pelaksanaan KMD yang difasilitasi oleh Pusdiklatda Gerakan Pramuka Sumatera Barat ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi kepramukaan mahasiswa calon pendidik. Selain menguasai aspek akademik, peserta juga dibekali berbagai keterampilan kepramukaan yang dapat menunjang pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama.
Melalui materi ragam sandi yang disampaikan Kak Rahmawati, peserta KMD diharapkan mampu memahami dan mengembangkan metode pendidikan kepramukaan yang inovatif, sehingga dapat menghadirkan kegiatan pembelajaran yang lebih menarik, edukatif, dan bermakna bagi generasi muda.
Pewarta : Humasinfo Kwarda Sumbar
