Padang (24/06/26) – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Gerakan Pramuka Kota Padang menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi lebih dari 300 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP). Kegiatan yang memasuki tahap praktik lapangan ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Kepramukaan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Barat pada 24–26 Juni 2026.
Kepala Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Kota Padang, Kakak Damrah, mengatakan bahwa KMD merupakan langkah strategis untuk menyiapkan calon pembina Pramuka yang memiliki kompetensi dasar dalam penyelenggaraan pendidikan kepramukaan di gugus depan.
“Mahasiswa sebagai calon pendidik dan pembina generasi muda perlu dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepramukaan. Melalui KMD ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengalami langsung proses pendidikan kepramukaan melalui berbagai kegiatan lapangan,” ujarnya.


Kegiatan KMD ini diikuti oleh lebih dari 300 mahasiswa FIK UNP yang sebelumnya telah mengikuti rangkaian pembelajaran di dalam ruangan sejak 20 Juni 2026. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar kepramukaan, sistem among, metode kepramukaan, kode kehormatan, manajemen gugus depan, hingga teknik pembinaan peserta didik sesuai golongan usia.
Memasuki tahap praktik lapangan, seluruh peserta melaksanakan kegiatan perkemahan selama tiga hari sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan penguatan keterampilan kepramukaan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti berbagai simulasi pembinaan, permainan pendidikan, pioneering, penjelajahan, upacara, serta praktik penyelenggaraan kegiatan Pramuka di alam terbuka.
Menurut Kakak Damrah, sesi lapangan menjadi bagian penting dari KMD karena memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam menerapkan materi yang telah dipelajari selama proses pembelajaran di kelas.
“Kepramukaan tidak cukup dipahami melalui teori. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, dan kemandirian justru tumbuh melalui pengalaman langsung di lapangan. Karena itu, perkemahan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan dalam KMD,” jelasnya.
Pelaksanaan KMD ini juga menjadi bentuk sinergi antara Gerakan Pramuka dan perguruan tinggi dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di kalangan mahasiswa. Diharapkan para peserta yang telah menyelesaikan kursus dapat menjadi pembina Pramuka yang kompeten serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan kampus maupun masyarakat.
Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 300 orang, kegiatan ini menjadi salah satu pelaksanaan KMD terbesar yang diselenggarakan Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Kota Padang. Semangat dan antusiasme peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan tetap relevan sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Pewarta : Humasinfo Kwarda Sumbar
