Menembus Laut Mentawai, Kwarda Sumbar Kirim Sapi Kurban untuk Warga Pedalaman Saibi Samukop

MENTAWAI — Perjalanan panjang menembus lautan, dermaga kecil, hingga jalur perbukitan pedalaman Pulau Siberut menjadi bagian dari pengabdian serta perjalan seekor sapi yang dikirimkan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini.

Dengan semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat di pelosok negeri, Kwarda Sumbar mengirimkan satu ekor sapi kurban untuk masyarakat Desa Saibi Samukop, Kecamatan Siberut Tengah, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Desa Saibi Samukop dikenal sebagai salah satu wilayah pedalaman di Pulau Siberut yang masih sangat kental dengan kehidupan tradisional masyarakat Mentawai. Dikelilingi hutan tropis yang lebat, akses menuju desa ini tidaklah mudah. Sebagian perjalanan harus ditempuh menggunakan kapal laut, dilanjutkan kendaraan kecil, hingga berjalan melewati jalan setapak yang membelah alam Siberut.

Namun medan yang jauh dan berat tidak menyurutkan semangat Gerakan Pramuka Sumatera Barat untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Kakak Audy Joinaldy menyampaikan bahwa Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga momentum menghadirkan kepedulian hingga ke wilayah yang jarang tersentuh.

“Sesuai semangat pengabdian Gerakan Pramuka, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Idul Adha juga dirasakan saudara-saudara kita di daerah terpencil. Mentawai adalah bagian penting dari Sumatera Barat, dan kami ingin hadir bukan hanya di kota, tetapi juga sampai ke pelosok negeri,” ujar Kak Audy.

Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus terus menjadi organisasi yang dekat dengan masyarakat, terutama dalam aksi sosial dan kemanusiaan.

“Pramuka tidak boleh hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Kita harus hadir membawa manfaat nyata, membantu masyarakat, membangun kepedulian, dan mempererat persaudaraan,” tambahnya.

Kedatangan hewan kurban tersebut disambut penuh haru oleh masyarakat Desa Saibi Samukop. Bagi sebagian warga, bantuan itu bukan sekadar daging kurban, tetapi simbol perhatian dan kasih sayang dari saudara-saudara mereka di daratan Sumatera.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Kwarda Sumbar kepada warga di pedalaman Mentawai.

“Kami merasa sangat diperhatikan. Perjalanan ke tempat kami tidak mudah, ini sangat tidak masuk di akal, tetapi satu ekor sapi ini tetap datang dan sangat membantu masyarakat kami. Ini membuat kami bahagia dan merasa tidak dilupakan,” ungkapnya.

Suasana kebersamaan terlihat hangat saat masyarakat bergotong royong membantu proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban. Anak-anak berlarian di halaman desa, sementara para orang tua berkumpul penuh syukur menikmati momen Hari Raya Idul Adha bersama.

Langkah yang dilakukan Kwarda Sumbar tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat berbagi dan pengabdian tidak mengenal jarak. Dari daratan Sumatera Barat hingga pedalaman Siberut, semangat Pramuka terus bergerak membawa kepedulian bagi sesama.

Pewarta : Humasinfo Kwarda Sumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top