Medan – Kiprah mahasiswa Universitas Andalas (UNAND) melalui Program Salingka Kampus Bangkit (SAKABA) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Program yang digagas oleh tim dosen dan mahasiswa Pramuka UNAND itu berhasil meraih Medali Perak (Silver) pada kategori Video Program Terbaik dalam ajang Seminar Dampak Pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026.
Seminar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, khususnya Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, berlangsung di Auditorium Utama Universitas Prima Indonesia, Medan, Sumatera Utara, pada 1–3 Juli 2026.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan SAKABA dalam mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi akademik yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.


Ketua Pelaksana Program SAKABA, Dr. Apt. Syofyan, M.Farm, yang juga Pembina Putera Racana Swarnadwipa Pramuka UNAND, hadir secara langsung dalam seminar bersama Ketua Tim Mahasiswa SAKABA, Rangga Hardiansyah Putra, yang juga menjabat sebagai Ketua Putera Racana Swarnadwipa Pramuka UNAND. Sementara itu, tim dosen dan mahasiswa SAKABA lainnya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara daring.
Keberhasilan meraih medali perak tidak hanya mencerminkan kualitas dokumentasi program melalui video yang dipresentasikan, tetapi juga menjadi indikator bahwa inovasi mahasiswa mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui pendekatan ilmiah, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Program SAKABA dinilai berhasil mengintegrasikan peran perguruan tinggi, mahasiswa, dan organisasi kepramukaan dalam membangun kapasitas masyarakat pascabencana. Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tidak berhenti pada aksi kemanusiaan sesaat, melainkan diarahkan pada proses pemulihan yang berorientasi pada pemberdayaan.
Pembina Puteri Racana Swarnadwipa Pramuka UNAND, Dr. Ir. Hilda Susanti, S.Pt., M.Si., IPM, bersama Pembina Putera Dr. Apt. Syofyan, M.Farm, selama ini konsisten mendorong pengembangan program pengabdian yang berbasis riset sekaligus memperkuat karakter kepemimpinan mahasiswa melalui Gerakan Pramuka di lingkungan perguruan tinggi.
Prestasi nasional tersebut sekaligus mempertegas bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi peserta pendidikan tinggi, tetapi juga aktor perubahan yang mampu menghadirkan solusi bagi persoalan kemasyarakatan. Di tengah meningkatnya ancaman bencana di berbagai wilayah Indonesia, program seperti SAKABA menjadi contoh nyata bagaimana inovasi kampus dapat diterjemahkan menjadi aksi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Medali Perak yang diraih pada ajang nasional itu diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika Universitas Andalas untuk terus melahirkan inovasi pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan yang tangguh terhadap bencana.
Pewarta : Impessa Racana Swarnadwipa
