Geopark Silokek, Warisan Geologi dan Budaya Ranah Lansek Manih Lengkapi Anjungan Budaya Sumatera Barat pada Jamnas XII 2026

Sijunjung – Ribuan peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 akan diajak menjelajahi kekayaan alam dan budaya Sumatera Barat melalui Anjungan Budaya Sumatera Barat. Salah satu destinasi unggulan yang diperkenalkan adalah Geopark Ranah Minang Silokek, sebuah kawasan taman bumi di Kabupaten Sijunjung yang memadukan warisan geologi purba, keanekaragaman hayati, dan kekayaan budaya masyarakat Minangkabau dalam satu bentang alam yang menakjubkan.

Geopark Ranah Minang Silokek berada di Nagari Silokek, Kecamatan Sijunjung dan sebagian wilayah Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Pusat kunjungan kawasan berada di Jorong Tanjung Medan, Nagari Silokek, sekitar 16 kilometer dari Muaro Sijunjung atau sekitar 2,5 hingga 3 jam perjalanan dari Kota Padang melalui jalur Padang–Sawahlunto–Sijunjung. Kawasan geopark ini terus dikembangkan sebagai destinasi geowisata unggulan dan saat ini dipersiapkan menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark.

Geopark Silokek dikenal sebagai laboratorium alam yang menyimpan sejarah pembentukan bumi selama ratusan juta tahun. Hamparan tebing karst, batuan granit, batuan sedimen dan metamorf, gua-gua alami, sungai berair jernih, hingga lembah hijau menjadi daya tarik utama kawasan ini. Selain menyuguhkan panorama alam yang spektakuler, kawasan ini juga memiliki puluhan situs geologi, situs keanekaragaman hayati, serta situs budaya yang menjadikan Silokek sebagai salah satu geopark terlengkap di Indonesia.

Berbagai aktivitas wisata dapat dinikmati pengunjung di kawasan ini, mulai dari arung jeram di Sungai Batang Kuantan, menyusuri Ngalau Talago, menikmati Pasir Putih Silokek, mengunjungi Geosite Granit Sangkiamo, menjelajahi Air Terjun Bukik Kojai, hingga menikmati panorama dari sejumlah titik pandang yang memperlihatkan megahnya bentang alam Ranah Lansek Manih. Kawasan ini juga menjadi surga bagi pecinta fotografi alam, pengamatan satwa liar, geowisata, hingga kegiatan edukasi lingkungan.

Selain Geopark Silokek, Kabupaten Sijunjung memiliki berbagai destinasi wisata unggulan lainnya yang layak dikunjungi. Di antaranya Perkampungan Adat Nagari Sijunjung, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO dalam jaringan World Heritage Tentative List Indonesia, Bukik Ponggang, Air Terjun Palukahan, Danau Biru Kunangan, Rest Area Silokek, Batu Gadang (Batu Angkek-Angkek), hingga wisata sejarah jalur kereta api tua yang menjadi bagian dari perjalanan peradaban pertambangan di Sumatera Barat.

Keindahan alam tersebut berpadu dengan kekayaan budaya masyarakat Sijunjung yang tetap memegang teguh falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Daerah ini dikenal melalui keberadaan Perkampungan Adat Nagari Sijunjung yang masih mempertahankan deretan Rumah Gadang berusia ratusan tahun beserta tata kehidupan adatnya. Tradisi Batagak Pangulu, Bakaua Adat, kesenian Randai, Talempong, Saluang, dan Tari Piring masih rutin dipentaskan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Nilai gotong royong, musyawarah, dan pelestarian adat menjadi identitas kuat masyarakat Ranah Lansek Manih.

Dari sisi kuliner, Kabupaten Sijunjung menawarkan beragam cita rasa khas Minangkabau seperti rendang, lamang tapai, galamai, pangek ikan sungai, aneka olahan hasil pertanian, serta kopi lokal yang tumbuh di kawasan perbukitan. Produk kerajinan masyarakat dan hasil ekonomi kreatif berbasis budaya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.

Selama pelaksanaan Jambore Nasional XII Tahun 2026, seluruh informasi mengenai Geopark Silokek, destinasi wisata Kabupaten Sijunjung, budaya Minangkabau, produk ekonomi kreatif, hingga rekomendasi perjalanan wisata akan disajikan secara interaktif di Anjungan Budaya Sumatera Barat. Peserta dapat memperoleh peta wisata, informasi geosite, kalender atraksi budaya, rekomendasi kuliner, hingga berbagai suvenir khas yang mencerminkan kekayaan Ranah Lansek Manih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top