Danau Kembar, Permata Dataran Tinggi Solok yang Siap Menyambut Peserta Jamnas XII 2026

Kabupaten Solok – Peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 akan diajak mengenal lebih dekat pesona alam Sumatera Barat melalui Anjungan Budaya Sumatera Barat. Salah satu destinasi unggulan yang menjadi daya tarik adalah Danau Kembar, ikon wisata Kabupaten Solok yang menawarkan panorama dua danau alami di dataran tinggi Bukit Barisan dengan udara sejuk, hamparan perkebunan, serta budaya Minangkabau yang masih terjaga.

Danau Kembar merupakan sebutan bagi dua danau yang berdampingan, yakni Danau Diateh (Danau Di Atas) dan Danau Dibawah (Danau Di Bawah). Kawasan ini berada di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Danau Kembar dan Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sekitar 60 kilometer dari Kota Padang atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam melalui jalur Padang–Solok–Alahan Panjang. Kedua danau hanya dipisahkan oleh jarak sekitar 300 meter, sehingga wisatawan dapat menikmati dua panorama berbeda dalam satu kawasan wisata.

Secara administratif, kawasan wisata Danau Kembar berada di jalur Jalan Padang–Muara Labuh, Alahan Panjang, Kabupaten Solok. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi prioritas Pemerintah Kabupaten Solok karena memiliki bentang alam yang unik. Meski bernama Danau Diateh dan Danau Dibawah, posisi geografis kedua danau justru berkebalikan dengan penamaannya, sebuah keunikan yang telah lama menjadi daya tarik bagi wisatawan. Suhu udara berkisar antara 15–22 derajat Celsius menjadikan kawasan ini nyaman untuk berwisata sepanjang tahun.

Panorama Danau Kembar menawarkan berbagai aktivitas wisata, mulai dari menikmati pemandangan dari gardu pandang, berkemah, fotografi lanskap, bersepeda, hingga menyusuri kawasan perkebunan sayur dan teh yang mengelilingi danau. Kabut tipis yang kerap turun pada pagi hari berpadu dengan hamparan air yang tenang menciptakan suasana alami yang menjadi favorit para pecinta fotografi dan wisata alam. Kawasan ini juga menjadi pintu gerbang menuju sejumlah destinasi pegunungan di Kabupaten Solok.

Selain Danau Kembar, Kabupaten Solok memiliki beragam destinasi wisata yang layak dikunjungi. Wisatawan dapat menikmati keindahan Danau Singkarak, danau terbesar kedua di Pulau Sumatera yang terkenal dengan ikan Bilih endemiknya. Bagi pencinta pendakian tersedia Gunung Talang dengan jalur yang ramah bagi pendaki pemula maupun berpengalaman. Hamparan Perkebunan Teh Alahan Panjang, Kebun Stroberi Alahan Panjang, Puncak Gagoan, Sirukam Dairy Farm, Desa Wisata Tabek Talang Babungo, hingga berbagai sentra agrowisata menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati kesejukan alam Kabupaten Solok.

Keindahan alam tersebut berpadu dengan kekayaan budaya masyarakat Minangkabau yang hidup berdasarkan falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.” Kabupaten Solok dikenal memiliki tradisi Batagak Pangulu, kesenian Talempong, Tari Piring, Saluang, serta berbagai upacara adat yang masih dilestarikan di nagari-nagari. Kehidupan masyarakat agraris yang menggantungkan hidup pada pertanian hortikultura juga menjadi daya tarik tersendiri, menjadikan Kabupaten Solok sebagai salah satu lumbung sayuran terbesar di Sumatera Barat.

Dari sisi kuliner, peserta Jamnas dapat mengenal beragam hidangan khas seperti Bareh Solok yang terkenal sebagai salah satu beras terbaik di Indonesia, gulai ikan Bilih, lamang tapai, samba lado hijau, lamang, galamai, hingga kopi Solok yang memiliki cita rasa khas dataran tinggi. Kekayaan kuliner tersebut menjadi bagian dari identitas budaya yang memperkaya pengalaman wisata di daerah ini.

Seluruh informasi mengenai Danau Kembar, destinasi wisata Kabupaten Solok, budaya Minangkabau, produk ekonomi kreatif, hingga rekomendasi perjalanan wisata akan disajikan secara interaktif di Anjungan Budaya Sumatera Barat selama pelaksanaan Jambore Nasional XII Tahun 2026. Melalui anjungan tersebut, peserta dari seluruh Indonesia diharapkan memperoleh gambaran lengkap mengenai pesona “Solok Nan Indah” dan terdorong untuk menjadikan Kabupaten Solok sebagai salah satu destinasi wisata pilihan setelah mengikuti Jambore Nasional.

Kehadiran Danau Kembar di Anjungan Budaya Sumatera Barat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Ranah Minang kepada ribuan Pramuka Indonesia, sekaligus memperkuat citra Sumatera Barat sebagai destinasi wisata alam dan budaya yang mendunia.

Pewarta : Febriandes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top